Membuat DNS ( Domain Name Server ) dengan server local lab dengan ip 10.42.12.99 menggunakan putty pada windows

Pada pembahasan jaringan komputer kali ini diminta untuk :

  1. membuat domain dengan nama domain “namapanggilan.com”
  2. membuat file untuk recordnya dengan nama “db.namapanggilan.com”
  3. membuat virtual host domain masing-masing di /etc/apache2/httpd.conf
  4. mengarahkan domain ke direktori “/var/www/namapanggilan.com”
  5. memasukkan index.php ke direktori yang dibuat dengan konten biodata pribadi beserta nim
  6. kerjakan di server local lab dengan ip 10.42.12.99, username root dan password n3tl4b dengan port ssh 2299 (bisa gunakan putty dll)

Berikut langkah – langkahnya :

  1. Jika memakai OS windows hal yang pertama harus dilakukan adalah men-download aplikasi putty. Aplikasi putty dapat digunakan untuk menyambung ke (misalnya) mesin Unix. Aplikasi Putty membuka Window. Apapun yang diketik dalam jendela yang dikirim langsung ke mesin Unix, dan segala sesuatu respon dari OS Unix akan dikirim kembali ditampilkan di jendela anda. Sehingga Anda dapat bekerja pada mesin Unix seolah-olah anda sedang berada di console, sementara sebenarnya tidak.
  2. Setelah men-download putty, kemudian lakukan instalasi. Sedangkan untuk pengguna linux langsung saja install putty dengan cara mengetikkan sintaks: apt-get install putty
  3. Masukkan alamat IP dan nomor port yang digunakan pada komputer yang akan diremote pada putty configuration, kemudian klik open seperti pada gambar di bawah ini: 1
  4. Setelah masuk, lakukan login sebagai root dan masukan password sesuai ketentuan yang tertera yaitu n3tl4b
  5. Ubahlah konfigurasi yang ada di file /etc/apache2/httpd.conf dengan mengetikkan sintaks: nano/etc/apache2/httpd.conf  2a
  6. Ubahlah konfigurasi file /etc/apache2/httpd.conf seperti yang terlihat di bawah ini:<VirtualHost *:80>ServerName yusnia.comDocumentRoot /var/www/yusnia.com

    <Directory /var/www/yusnia.com/>

    Allow from All

    </Directory>

    </VirtualHost>

    3

  7. Buatlah direktori di dalam file /var/www dengan nama domain kita, misal yusnia.com. Direktori ini nantinya berfungsi sebagai tempat penyimpanan file yang ada pada webserver kita. Sintaksnya adalah: mkdir/var/www/yusnia.com   4
  8. Isi file index.php ke dalam direktori yang sebelumnya sudah kita buat dengan sintaks: nano /var/www/yusnia.com/index.php
  9. Isikan file tersebut dengan parameter yang diberikan (Nama dan NIM) seperti gambar di bawah ini:   5
  10. Ubahlah konfigurasi pada file /etc/bind/db.yusnia.com dengan sintaks: nano /etc/bind/db.yusnia.com
  11. Setting konfigurasi file /etc/bind/db.yusnia.comseperti gambar di bawah ini:   7
  12. Ubahlah konfigurasi yang ada di file /etc/bind/named.conf.localdengan sintaks: nano/etc/bind/named.conf.local
  13. Lakukan konfigurasi yang ada di file /etc/bind/named.conf.localseperti di bawah ini:    9
  14. Kemudian restart apache2 dan bind9, dengan sintaks: /etc/init.d/apache2 restart   /etc/init.d/bind9 restart
  15. Lakukan pengujian ke webserver yang telah dibuat dengan cara melakukan ping. Jika reply maka webserver telah berhasil dibuat dengan sintaks: ping yusnia.com
  16. Setting IP agar satu jaringan dengan komputer yang diremote
  17. Buka browser dan ketikkan nama domain yang kita buat dengan mengetikkan yusnia.com  15

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s