Instalasi Linux Ubuntu 12.04 LTS ( Precise Pangolin ) menggunakan Oracle VM Virtual Box Ubuntu

Di sini akan dibahas mengenai Instalasi Linux Ubuntu 12.04 LTS  ( Precise Pangolin ) menggunakan Oracle VM Virtual Box Ubuntu. Berikut langkahnya:

A.    Instalasi Linux Ubuntu

  1. Buka aplikasi Oracle VM Virtual Box pada Linux
  2. Pilih New untuk melakukan Create Virtual Machine
  3. Isikan Name : ubuntu-yusnia, Type : Linux, dan Version : Ubuntu kemudian klik next
  4. Pada bagian Hard Drive pilih create virtual hard drive now, klik create                                                                                                                                        
  5. Pada bagian Memory Size range (RAM) dari 4 MB hingga 2048 MB, direkomendasikan diisi sebesar 512 MB. Lalu klik next
  6. Pada bagian Hard Drive File Type pilih VDI (VirtualBox Disk Image)
  7. Setelah Virtual Machine terbuat, pilih setting. Pada bagian Storage> IDE controller> pilih ubuntu-12.04-desktop-.. > klik OK
  8. Kemudian pilih Start untuk memulai instalasi
  9. Lalu muncul pilihan bahasa, pilih english. Untuk penggunaan Ubuntu langsung dari CD tanpa harus menginstall terlebih dahulu pilih Try Ubuntu. Untuk melakukan installasi pilih Install Ubuntu
  10. Untuk Preparing to Install Ubuntu, komputer sebaiknya memiliki paling sedikit 4,4 GB drive space ataupun tersambung dengan internet. Kemudian pilih Continue
  11. Pilih Installation Type. Ada dua pilihan tipe installasi: Erase disk and Install Ubuntu untuk menghapus secara otomatis file yang ada dalam disk atau Something Else untuk membuat atau mengatur partisi sendiri untuk ubuntu. Pilih something else untuk membuat partisi hardisk secara manual dan dapat dual boot atau menginstall bersama OS windows
  12. Buat partisi dalam ruang kosong dengan memilih New Partition Table, kemudian sorot tulisan freespace, lalu pilih Add
  13. Pada bagian Create a New Partition isikan seperti gambar di bawah ini:
  14. Pada partisi ini space yang diberikan adalah sebesar 2000 MB. Pada opsi “Mountpoint” pilih atau isi dengan “/”, sedangkan untuk opsi lain lihat gambar di atas. / merupakan hirarki tertinggi dari sistem direktori Linux dimana direktori ini membawahi dari direktori /usr, /home, /mnt dan direktori lainya.Kemudian klik “OK” jika sudah selesai.
  15. Sorot free space lagi, pilih Add.. Pada partisi ini space yang diberikan adalah sebesar 2000 MB. Pada opsi “Mount point” pilih atau isi dengan “/home”, sedangkan untuk opsi lain lihat gambar di atas. /home merupakan ruang pada yang digunakan untuk menyimpan setting dan data-data pengguna komputer. Atau dengan kata lain partisi “/home” mirip dengan “drive D:” di Windows.Klik “OK” jika sudah selesai.
  16. Sorot free space lagi, pilih Add.. Pada partisi ini space yang diberikan adalah sebesar 2000 bytes. Pada opsi “Use as” pilih atau isi dengan “swap area“, sedangkan untuk opsi lain lihat gambar di atas. Swap area merupakan ruang pada hardisk yang dijadikan ruang virtual memory, swap ini akan digunakan ketika komputer menjalankan aplikasi yang memakan banyak memori, semisal aplikasi game dan grafis.Klik “OK” jika sudah selesai.
  17. Maka hardisk telah terpartisi menjadi beberapa bagian seperti gambar di bawah. Kemudian pilih Install Now
  18. Pada Keyboard Layout pilih English (UK), klik Continue
  19. Pada bagian “Who Are You? “ isikan username dan passwordseperti gambar di bawah ini, setelah terisi pilih Continue. Tunggu hingga proses instalasi selesai
  20. Apabila proses instalasi selesai, maka akan keluar notifikasi untuk melakukan restart pada komputer. Pilih Restart Now. Maka proses installasi selesai, dan linux ubuntu siap digunakan

                                                                                                                                     

B.      Membuat dan mengganti password

Pada awal installasi ubuntu perlu diingat password username root maka untuk masuk root melalui terminal dengan perintah sudo su kemudian kita masukkan password yang sama saat pertama kali mengisi di installasi ubuntu. Lalu ketikkan  passwd root untuk mengganti password yang berbeda dengan password sebelumnya.                                                                                                                                                
 

C.     Pengaturan IP Address

  1. Lakukan pengaturan IP Address melalui terminal dengan perintah nano /etc/network/interfaces. Lalu masukkan baris teks berikut

auto eth0 iface eth0 inet static

address 10.42.12.10

netmask 255.255.255.0

gateway 10.42.12.1

2. Pengaturan IP Address melalui terminal dapat juga menggunakan perintah gedit  /etc/network/interfaces.

C.      Pengaturan DNS

Melakukan pengaturan DNS dengan perintah gedit /etc/resolv.conf atau juga dapat dilakukan dengan perintah nano  /etc/resolv.conf dimana perintah ini merupakan perintah untuk mengganti name server yang sementara ketika komputer di restart tidak akan di save akan kembali ke default, maka kita dapat mengisikan nameserver pada gedit.

Kita memberikan name server default yakni 8.8.8.8 yang tertuju ke google.  Adapun perintah untuk mengedit name server dengan cara nano/etc/resolvconf/resolv.conf.d/head merupakan perintah yang mengeset name server secara permanen sehingga apabila di reset tidak akan berubah. Serta cara merestart name server yang sudah ada dengan cara /etc/init.d/resolv.conf restart.


D.      Merestart Perangkat

Lakukan restart pada perangkat dengan perintah /etc/init.d/networking restart Perintah ini akan merestart koneksinya saja.

       Perbedaan restart menggunakan perintah  /etc/init.d/networking restart adalah untuk mengaktifkan settingan alamat IP yang telah dibuat, restart jaringan pada komputer yang menjadikan IP permanen. Sedangkan perintah services networking restart melakukan restart pada service nya tidak dengan komputer.

E.      IP Address Komputer

  1. Untuk melihat IP Address komputer, masukkan perintah ifconfig
  2. Setelah komputer terhubung ke jaringan (internet) lakukan update dengan perintah apt-get install update
  3. Setelah penggunaan selesai, close virtual machine pada virtual box, pilih power off the machine, klik OK.

Untuk penjelasan lebih lanjut, download file disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s