Membuat Game “Monkey in Paper” dengan Menggunakan Greenfoot

Pada kesempatan kali ini akan dibuat sebuah aplikasi game yang berjudul ‘Monkey in Paper’. Game ini dibuat dengan aplikasi Greenfoot. Game ini diberi nama Monkey in Paper karena pada seluruh pembuatan game ini objek serta penggunaan background-nya berwarna hitam dan putih seperti di atas sebuah kertas. Jadilah judul ‘Monkey in Paper’ ini diambil.

Capture

Secara umum, game ini sangatlah mudah dan dapat dimainkan oleh siapa saja. Ada sebuah objek yaitu seekor monyet yang membawa keranjang. Tugas dari monyet tersebut adalah menangkap objek yang harus ditangkap yaitu pisang. Setiap pisang yang ditangkap bernilai 10. Ada satu objek lain yaitu bom. Dimana bom itu akan menyebabkan score berkurang apabila monyet mengenainya. Score akan berkurang sesuai dengan lamanya monyet mengenai bom tersebut. Game akan selesai apabila score telah mencapai angka 50.

Berikut pembahasan serta langkah untuk membuat game ‘Monkey in Paper’ ini:

1. Buka Greenfoot. Pada World Classes buat new subclass dengan cara klik kanan pada World –> new subclass…. Pilih Beri nama kelas dengan nama ‘Paper’. Lalu pilih image untuk dijadikan background. Lalu klik OK.

2. Pada Actor Classes buat new subclass dengan cara klik kanan pada Actor –> new subclass…. Beri nama kelas dengan nama ‘Objek’. Lalu klik OK

3. Pada Class Objek, buat subclass baru dengan cara klik kanan pada ‘Objek’ –> new subclass…. Beri nama kelas dengan nama ‘Monkey’ Lalu klik OK. Lalukan hal yang sama untuk membuat subclass ‘Banana’ dan ‘Bomb’.

4. Buat juga subclass baru pada Actor dengan nama ‘Score’ dan ‘Counter.

5. Lalu pada World Classes ‘Paper’, klik kanan, pilih Open Editor.

Source code pada World Class Paper :

import greenfoot.*;  // import World, Actor, GreenfootImage, Greenfoot
/**
 * Write a description of class Paper here.
 *
 * @author (your name)
 * @version (a version number or a date)
 */
 public class Paper extends World
 {
/**
 * Constructor untuk objects dari class Paper.
 */
 public Paper()
 {
 // Buat world dengan ukuran 720x480 cells dengan cell size 1x1 pixels
 super(720, 480, 1);
 BananaAppear(); //method BananaAppear
 prepare(); //method prepare
 BombAppear(); //method BombAppear
 }
 public void act() //method act
 {
 if (getObjects(Banana.class).isEmpty()) BananaAppear();
 if (getObjects(Bomb.class).isEmpty()) BombAppear();
 }
 private void prepare() //method prepare untuk menentukan posisi dari kelas objek masing-masing
 {
 Monkey monkey = new Monkey();
 addObject(monkey, 648, 403);
 Counter counter = new Counter();
 addObject(counter, 57, 69);
 Score score = new Score();
 addObject(score, 64, 44);
 score.setLocation(59, 44);
 monkey.setLocation(373, 403);
 }
 public void BananaAppear() //method BananaAppear
 {
 if(Greenfoot.getRandomNumber(2) < 50)
 {
 addObject(new Banana(), Greenfoot.getRandomNumber(519),20);
}
 }
public void  BombAppear() //method BombAppear
 {
 if(Greenfoot.getRandomNumber(2) < 50)
 {
 addObject(new Bomb(), Greenfoot.getRandomNumber(519),21);
 }
 }
 }

6.  Pada Kelas Objek, klik kanan, pilih Open Editor.

Source code pada Kelas Objek:

import greenfoot.*;  // (World, Actor, GreenfootImage, Greenfoot and MouseInfo)
/**
 * Write a description of class Objek here.
 *
 * @author (your name)
 * @version (a version number or a date)
 */
//Konstruktor Objek pada World Actor
 public class Objek extends Actor
 {
 public boolean atWorldEdge()
 {
 if(getX() < 10 || getX() > getWorld().getWidth() - 10)
 return true;
 if(getY() < 10 || getY() > getWorld().getHeight() - 10)
 return true;
 else
 return false;
 }
 /**
 * true bila kita dapat melihat objek 'clss' class dari Object
 * false bila tidak ada object
 */
 public boolean canSee(Class clss)
 {
 Actor actor = getOneObjectAtOffset(0, 0, clss);
 return actor != null;
 }
/**
 * Method untuk memakan objek dari kelas 'clss'. Method 'eat' akan dilakukan bila
 * objek yang dimaksud ada. Selain objek tersebut, method tidak dilakukan
 */
 public void eat(Class clss)
 {
 Actor actor = getOneObjectAtOffset(0, 0, clss);
 if(actor != null) {
 getWorld().removeObject(actor);
 }
 }
 }

7. Pada Kelas Objek, subclass Bomb, klik kanan. Pilih Open Editor.

Source code pada kelas objek, subclass Bomb:

import greenfoot.*;  // (World, Actor, GreenfootImage, Greenfoot and MouseInfo)
/**
 * Write a description of class Rock here.
 *
 * @author (your name)
 * @version (a version number or a date)
 */
 public class Bomb extends Objek
 {
 /**
 * Act - do whatever the Bomb wants to do. This method is called whenever
 * the 'Act' or 'Run' button gets pressed in the environment.
 */
 public void act()
 {
 setLocation(getX(), getY()+5);
 Bombing();
 }
 public void Bombing() //method Bombing
 {
 if (canSee(Monkey.class)) //bila melihat kelas Monkey
 {
 ((Counter)getWorld().getObjects(Counter.class).get(0)).Counting(-1); //kelas Count dikurangi sebanyak 1 poin
 Greenfoot.playSound("boom.wav"); //Mainkan sound boom.wav
 }
 if (atWorldEdge())  //bila objek berada di bawah world
 {
 getWorld().removeObject(this); //remove object
 }
 }
 }

8.  Pada Kelas Objek, subclass Banana, klik kanan. Pilih Open Editor.

Source code pada kelas objek, subclass Banana:

import greenfoot.*;  // (World, Actor, GreenfootImage, Greenfoot and MouseInfo)
/**
 * Write a description of class Banana here.
 *
 * @author (your name)
 * @version (a version number or a date)
 */
 public class Banana extends Objek
 {
 /**
 * Act - do whatever the Banana wants to do. This method is called whenever
 * the 'Act' or 'Run' button gets pressed in the environment.
 */
 private int timer=0;
 public void act() //method act
 {
 setLocation(getX(), getY()+6); //posisi objek banana, kecepatan banana = +6
 BananaFall(); //lakukan method BananaFall
 }
 public void BananaFall() //method BananaFall
 {
 if (atWorldEdge()) //jika objek banana berada di bawah world
 {
 getWorld().removeObject(this); // remove objek banana
 Greenfoot.playSound("bananafall.wav"); // mainkan sound bananafall.wav
 }
 }
 }

9. Pada Kelas Objek, subclass Monkey, klik kanan. Pilih Open Editor.

Source code pada kelas objek, subclass Monkey:

import greenfoot.*;  // (World, Actor, GreenfootImage, Greenfoot and MouseInfo)
/**
 * Write a description of class Monkey here.
 *
 * @author (your name)
 * @version (a version number or a date)
 */
 public class Monkey extends Objek
 {
 /**
 * Act - do whatever the Monkey wants to do. This method is called whenever
 * the 'Act' or 'Run' button gets pressed in the environment.
 */
 public void act() //method act
{
 moveMonkey(); //method moveMonkey
 objectDisappear(); //method objectDisappear
 }
 public void objectDisappear() //method objectDisappear
 {
 if (canSee(Banana.class)) //bila melihat kelas objek banana
 {
 eat(Banana.class); //eat kelas objek banana
 ((Counter)getWorld().getObjects(Counter.class).get(0)).Counting(10); // kelas counter ditambah sebanyak 10 poin
 Greenfoot.playSound("score.wav"); // mainkan sound score.wav
 }
}
 public void moveMonkey() //method moveMonkey
 {
 if (Greenfoot.isKeyDown("left")) //bila arah panah ke kiri ditekan
 {
 move(-7); //bergerak ke -7
 }
 if (Greenfoot.isKeyDown("right")) //bila arah panah ke kanan ditekan
 {
 move(7); //bergerak ke 7
 }
 }
 }

10. Pada kelas Counter, klik kanan, pilih Open Editor.

Source code pada Kelas Counter:

import greenfoot.*;  // (World, Actor, GreenfootImage, Greenfoot and MouseInfo)
 import java.awt.Color; //untuk pengaturan warna
 /**
 * Write a description of class Counter here.
 *
 * @author (your name)
 * @version (a version number or a date)
 */
 public class Counter extends Actor
 {
 /**
 * Act - do whatever the Counter wants to do. This method is called whenever
 * the 'Act' or 'Run' button gets pressed in the environment.
 */
 private int totalCount = 0; // Counter default awal = 0
 public void act() //method act
 {
 gameOver(); //method gameOver
 }
 public Counter() //kelas Counter
 {
 setImage(new GreenfootImage("0", 30, Color.WHITE, Color.BLACK)); //membuat tampilan counter dengan ukuran awal 30, tulisan warna putih, backgroun hitam
 }
 public void Counting (int hitung) // method Counting
 {
 totalCount += hitung;
 setImage(new GreenfootImage("" + totalCount, 30, Color.WHITE, Color.BLACK)); //membuat tampilan perubahan counter dengan ukuran awal 30, tulisan warna putih, backgroun hitam
}
 public void gameOver() //method gameOver
 {
 if (totalCount >= 50) //bila totalCount >= 50
 {
 Greenfoot.stop();  // stop permainan
 Greenfoot.playSound("tada.wav"); //mainkan sound tada.wav
 System.out.println("CONGRATULATION! YOU WON! Click RESET to play again"); //tampilkan tulisan ini
 }
 }
 }

11. Pada kelas Score, klik kanan, pilih Open Editor.

Source code pada Kelas Score:

import greenfoot.*;  // (World, Actor, GreenfootImage, Greenfoot and MouseInfo)
/**
 * Write a description of class Score here.
 *
 * @author (your name)
 * @version (a version number or a date)
 */
 public class Score extends Actor
 {
 /**
 * Act - do whatever the Score wants to do. This method is called whenever
 * the 'Act' or 'Run' button gets pressed in the environment.
 */
 public void act()
 {
 // Add your action code here.
 }
 }

12. Untuk sound dari game, buka file folder dari project greenfoot yang sedang kita buat, lalu buka folder ‘sound’. Tambahkan sound berekstensi file .wav, dengan judul file yang sama dengan source code yang telah kita buat.

13. Setelah di Compile dan terdapat tulisan No Syntax Error maka program dapat dijalankan. Klik Run, maka game akan berjalan

Selengkapnya dapat diunduh DISINI.

Enjoy!😉

Reference : http://www.greenfoot.org/scenarios/7766

11 thoughts on “Membuat Game “Monkey in Paper” dengan Menggunakan Greenfoot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s