Protokol Jaringan Komputer

Definisi

Sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim (transmitter) dan sisi penerima (receiver) agar komunikasi berlangsung dengan benar.

Fungsi

Untuk memungkinkan dua atau lebih komputer agar dapat berkomunikasi dengan bahasa yang sama.

Jenis – jenis Protokol

a) NetBEUI Frame Protokol (NBF)

Merupakan versi modifikasi dari NetBEUI. NetBEUI Frame Protokol (NBF) dikembangkan pada tahun 1985 oleh IBM. Spesifikasi terbaru dari NBF adalah V.30. Salah satu keuntungan utama di dalam stack NBF adalah batas 254, session di dalam NetBEUI sudah dihilangkan. Pada NBF pun menyediakan alokasi memori otomatis yang sewaktu – waktu dapat digunakan.

Kerugian NBF

  • Ketidakmampuan protokol ini ada pada route yang berarti secara virtual tidak berguna untuk sebuah WAN.
  • Ketergantungan NBF pada pesan broadcast untuk mengkomunikasikan data di antara banyak komputer dalam jaringan.

 

b) NetBIOS

Merupakan suatu antarmuka (interface) dan sebuah protokol yang dikembangkan oleh IBM. Fungsi protokol ini berkisar di atas tiga layer paling atas (session, presentation, dan application). Dalam model OSI, NetBIOS memberikan suatu interface standar bagi layer dibawahnya. NetBIOS dapat digunakan sebagai sebuah API (Application Program Interface) untuk pertukaran data. NetBIOS juga memberi akses programmer ke berbagai sumber daya untuk menciptakan hubungan dua komputer atau antara dua aplikasi pada komputer yang sama.

Fungsi Jaringan NetBIOS

1)   Naming Services

Dipergunakan untuk menyebarkan nama group, user, dan komputer ke jaringan. Ia juga bertugas untuk memastikan agar tidak terjadi duplikasi nama.

2)   DataGram Support

Menyediakan transmisi tanpa koneksi yang tidak menjamin suksesnya, besarnya tidak lebih besar dari 512 bytes. Metode datagram ini digunakan oleh naming services.

3)   Session Support

Memungkinkan transmisi dimana sebuah virtual circuit session diadakan sedemikian rupa sehingga pengiriman paket dapat di pantau dan dikenali.

c) NWLink

Merupakan suatu implementasi 32 bit Microsoft dari protokol stack yang kompatibel dengan IPX/SPX. Ia dapat digunakan untuk menciptakan hubungan antara komputer WindowsNT, Komputer MS DOS, Windows dan WindowsNT lainnya. Koneksi ini dicapai melalui variasi komunikasi. NWLink sangat cocok diterapkan di platform intel tetapi tidak cocok diterapkan di  platform lain.

d) IPX/SPX

IPX/SPX adalah protokol yang diimplementasikan dalam jaringan NovellNetware. IPX bertanggung jawab untuk routing dan pengiriman paket. Sementara SPX menciptakan hubungan dan menyediakan acknowledgement dari pengiriman paket tersebut.

e) TCP/IP

TCP/IP bukanlah sebuah protokol tunggal tetapi satu kesatuan protokol dan utility. Setiap protokol dalam kesatuan ini memiliki aturan yang spesifik. Protokol ini dikembangkan oleh ARPA (Advanced Research Projects Agency) untuk departemen pertahanan AmerikaSerikat pada tahun 1969.

Karakteristik TCP/IP

1)   Mampu menghubungkan berbagai jenis sistem operasi.

2)   Dapat diandalkan dan mampu mendukung komunikasi kecepatan tinggi.

3)   Routable dan scalable untuk memenuhi jaringan yang kompleks dan luas.

 

f) X.25

X.25 merupakan salah satu protokol paket switching yang tertua, (Datalink Protocol). X.25 tidaklah sepopuler ‘keturunannya’ (Frame Relay, ATM, dll). Protokol ini mendefinisikan bagaimana komputer (device) pada jaringan publik yang berbeda platform bisa saling berkomunikasi.  Protokol ini sudah distandarisasi oleh International Telecommunication Union-Telecommunication Standardization Sector (ITU-T).

g) HDLC

HDLC (High level Data Link Control) adalah protokol untuk digunakan dengan WAN (Wide Area Networks) yang secara luas dapat mengatasi kerugian – kerugian yang ada pada protokol – protokol yang berorientasi karaktek seperti Bi-Synch, yaitu yang hanya dapat bekerja secara half-duplex (pengiriman isyarat dua arah tetapi tidak dalam waktu yang bersamaan) dan penggunaan karaktek DLE untuk mendapatkan transparansi pesan. Protokol ini dikembangkan oleh International Standards Organization (ISO) dan diterima oleh banyak kalangan, khususnya untuk transfer informasi, dan disingkat dengan HDLC. Protokol HDLC ini merupakan protokol synchronous bitoriented yang berada pada lapisan data-link (Message packaging) model ISO Open System Interconnection (OSI) untuk komunikasi komputer ke komputer. Di bawah HDLC, pesan dikirimkan dalam unit yang disebut dengan frame, yang masing – masingnya dapat mengandung jumlah data yang variabel, namun harus diatur secara khusus.

h) XNS

XNS adalah singkatan Xerox Network System. Xerox Corporation mengembangkannya untuk local area network yang lebih kecil sebagai perangkat protokol yang disederhanakan. XNS tidak mendukung fungsi yang lebih kompleks yang disediakan oleh protokol lain yang umumnya tidak diperlukan pada sistem lokal kecil. Protokol dasar dalam XNS adalah Internet Datagram Protocol (IDP), yang menangani pemeriksaan data dan tanggung jawab pengalamatan serupa dengan yang dijumpai dalam TCP/IP. Protokol ini merupakan perangkat protokol khusus yang lebih kecil.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s