Contoh Program URL Decoder

Program URL Decoder

URL Encoding adalah proses konversi URL (Uniform Resource Locator) saat kita melakukan proses request suatu halaman situs ke web server. Kenapa URL harus di konversi dahulu sebelum browser melakukan request ke web server ? karena sering kali kita menjumpai URL yang tidak termasuk atau di luar standar ASCII dan juga URL tidak boleh mengandung “spasi”

URL (Uniform Resource Locator) encoding merupakan proses mengkonversi string kedalam format URL yang valid untuk dikirim ke browser. Hal ini berfungsi untuk meningkatkan keamanan pada sebuah URL dalam menjelajahi dunia internet. Aturan URL encoding menurut http://www.w3schools.com adalah sebagai berikut:

  1. URL dikirimkan ke browser dalam format ASCII
  2. Implementasnya untuk spesial character (;?/:#&=+$,spasi%) diganti % dan diikuti nilai hexadecimal dari special character tersebut
  3. Spasi diganti oleh tanda +

Misalnya:

http://www.facebook.com

Saat browser akan melakukan request, browser akan men-konversi terlebih dulu URL tersebut menjadi.

http%3A%2F%2Fwww.facebook.com

Sedangkan URL Decoding kebalikan dari URL Encoding

Contoh :

http%3A%2F%2Fwww.facebook.com

Menjadi

http://www.facebook.com

Capture

UTF-8 telah menjadi metoda pengkodean karakter (character encoding) yang dominan untuk World Wide Web, meliputi lebih dari setengah jumlah seluruh halaman Web. Internet Engineering Task Force (IETF) mengharuskan semua protokol Internet untuk mengidentifikasi encoding yang dipakai untuk data karakter, dan pengkodean karakter yang didukung (supported character encoding) untuk menyertakan UTF-8. Internet Mail Consortium (IMC) merekomendasi seluruh program e-mail dapat menayangkan dan membuat e-mail menggunakan UTF-8. UTF-8 juga terus meningkat penggunaannya sebagai default character encoding dalam sistem operasi, bahasa pemrograman, API, dan aplikasi perangkat lunak.

Pada Source code di atas UTF – 8 (UCS Transformation Format—8-bit) Berfungsi untuk pengkodean lebar variabel yang dapat mewakili setiap karakter dalam set karakter unicode.

Capture2

Atau contoh yang lain, misal:

CaptureCapture2Capture3

Pada hasil running program terlihat tampilan contoh inputan string adalah Tugas Pemrograman Jaringan Yusnia Alfi Syahrin 21120110130069 @ https://yusniaalfisyahrin.wordpress.com/
Setelah dilakukan Encoding inputan tadi menjadi  Tugas+Pemrograman+Jaringan+Yusnia+Alfi+Syahrin+21120110130069+%40+http%3A%2F%2Fyusniaalfisyahrin.wordpress.com/%2F
Pada proses encoding terlihat bahwa ‘spasi’ di encode menjadi +, ‘@’ di encode menjadi %40, ‘:’ di encode menjadi %3A, ‘/’ di encode menjadi %2F sementara yang lainnya tetap.
Hasil Decoding dari Encode Input tadi menjadi seperti awal mula inputannya yaitu Tugas Pemrograman Jaringan Yusnia Alfi Syahrin 21120110130069 @ https://yusniaalfisyahrin.wordpress.com/

By: Damar Adi NugrohoAngkatan 2010Sistem KomputerFakultas TeknikUndip

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s